-->

Pentingnya Mempunyai sikap optimisme


Pentingnya Mempunyai sikap optimisme
قُلْ يٰعِبَادِيَ اَلَّذِيْنَ اَسْرَفُوا عَلَى اَنْفُسِهِمْ لَاتَقْنَطُوْا مِنْ رَّحْمَةِ اللهِ اِنَّ اللهَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ جَمِيْعًا اِنَّهُ هُوَ الْعَفُوْرُ الرَّحِيْمُ (الزمر : 53)
Artinya “ katakanlah: “Wahai hamba-ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmatnya Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya, dialah yang maha pengampun, maha penyayang’. (QS. Az-Zumar: 53).

Allah tidak akan menguji hambanya melapaui batas kemampuannya, banyak diantara orang muslim yang putus asa atas cobaan yang dideritanya, padahal semua itu masih dibawah kemampuannya artinya kalau dihadapi pasti terselesaikan. Kita tinggal bersabar serta terus optimis mejalaninya. Sebagaiman yang dicontohkan nabi kita Muhammad SAW, dalam menyebarkan agama islam, banyak rintangan dan cobaan yang dihadapinya bukan hanya dari orang-orang diluar saja tapi juga dari kalangan keluarganya. Namun beliau tetap sabar serta optimis dalam menyebarkannya, sehingga agama yang dibawanya sampai kepada kita saat ini.
قَالَ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ اَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِي بِي وَاَنَا مَعَهُ حَيْثُ يَذْكُرُونِيْ وَاللهِ, اَللهُ اَفْرَحُ بِتَوْبَةِ عَبْدِهِ مِنْ اَحَدِكُمْ  يَجِدُ ضَلَّتَهُ بِالْفَلَاةِ وَمَنْ تَقَرَّبَ اِلَيَّ ذِرَعًا تَقَرَّبْتُ اِلَيْهِ بَاعًا وَاِذَا اَقْبَلَ  اِلَيَّ يَمْشِي اَقْبَلْتُ اَلَيْهِ اُهَرْوِلُ ( رواه البخاري ومسلم )
Allah ta’ala berfirman: “ aku menurut (mengikuti) prasangka hambaku, dan aku akan senantiasa bersamanya sepanjang ia mengikuti ku”. Demi Allah sungguh Allah sangat senang dengan taubat hambanya, seperti salah seorang dari kamu yang menemukan kembali barangnya yang hilang ditanah lapang, dan barang siapa yang berdekat denganku sejengkal maka aku akan mendekatinya sehasta, jika ia mendekati kepadaku sehasta, maka aku akan mendekatinya sedepa, dan apabila ia datang kepadaku dengan berjalan biasa, maka aku akan mendatanginya dengan berjalan cepat ( HR. Bukhari muslim).
Orang yang tertanam jiwa optimis dalam dirinya maka dia selalu mendekatkan dirinya kepada Allah SWT sang maha pencipta, dia selalu semangat dalam melakukan kebaikan, baik ketika tidak ada orang yang memperhatikan ataupun ada orang yang memerhatikan. Orang optimis akan mendapatkan reward beda dengan orang yang pesimis dia selalu dihantui rasa malas, bahkan enggan melakukan sesuatu.
Sebagaimana di contohkan oleh pejuang islam shalahuddin Al Ayyubi beliau tidak pernah putus asa dikala waktu itu semua cobaan menerpanya, beliau tetap eksis dalam memperjuangkan islam. Shalahuddi al ayyubi berhasil mengalahkan pasukan salib yang saat itu terkenal kejamnya. Shalahuddi al ayyubi juga berhasil mengembalikan aqidah rakyat mesir dari kerajaan Fathimiyah dengan siasat politik tanpa peperangan dengan mempersiapkan kader-kadernya masuk dalam dunia politik. Shalahuddin bukan hanya pintar dalam dunia perang tapi beliau juga tinggi akhlaknya, ketika beliau mendengar salah satu musuhnya sakit Richard the lion Heart yang merupakan salah satu pemimpin kaum salibis dia meminta bantuan pangan serta obat-obatan kepada Shalahuddin Al Ayyubi, dengan senang hati Shalahuddin Al Ayyubi mengirimkan pangan serta obat-obatan kepada musuhnya itu. Walaupun beliau tau Richard the lion Heart terkenal kejam terhadap orang muslim dalam setiap peperangan.
Sudah sepantasnya seseorang mempunyai jiwa optimis karena dengan jiwa tersebut akan membuat seseorang bisa meraih apa yang dicita-citakannya. Gagal dalam suatu kesempatan masih ada kesempatan lagi, lebih baik mencoba walaupun gagal dari pada takut mencoba tidak pernah gagal. Pengalaman itu perlu karena dengan demikian kita akan mempunyai pelajaran dari apa yang kita lakoni. Marilah kita bangkit jangan takut akan kegagalan, hidup hanya sekali buatlah hidup kita berarti.

0 Response to "Pentingnya Mempunyai sikap optimisme"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel