KEUTAMAAN BULAN MUHARRAM
Bulan Muharram merupakan
nama salah satu bulan
Hijriyah pertama kali dipopulerkan pada tahun 412 M. oleh Kilab, kakek ke lima
Nabi Muhammad. Bulan ini diberi nama Muharram karena pada bulan tersebut umat
Islam dilarang membunuh. Nama tersebut sebagai pengokoh atas tidak bolehnya
umat Islam membunuh orang lain.
Bulan tersebut termasuk
salah satu bulan yang diistimewakan dalam Islam disebut juga syahrullah
(bulannya Allah) . Bulan Muharam tahun ini jatuh pada tanggal 1 september 2019 hari Minggu. Pada bulan itu terdapat tanggal yang umat Islam sangat dianjurkan untuk
melakukan ibadah puasa. Puasa sunah pada tangal 10 Muharram posisinya peringkat
kedua setelah puasa bulan Ramadhan.
Kesunahan
puasa di bulan Muharram didasarkan pada hadits riwayat Abu Hurairah:
جاء رجل إلى النبي
ضلى الله عليه وسلم فقال: أي الصيام أفضل بعد شهر رمضان؟ قال: شهر الله الذي تدعونه المحرم
Artinya,
"Seseorang datang menemui Rasulullah SAW, ia bertanya, ‘Setelah Ramadhan,
puasa di bulan apa yang lebih afdhal?' Nabi menjawab, ‘Puasa di Bulan Allah,
yaitu bulan yang kalian sebut dengan Muharram,” (HR Ibnu Majah).
Dalam hadis riwayat Muslim
disebutkan sebagai berikut.
أفضل الصيام بعد رمضان شهر الله
المحرم
Artinya, “Puasa yang paling
utama setelah Ramadhan ialah puasa di bulan Allah, Muharram.”
Dalam
Syarah Shahih Muslim, Imam An-Nawawi mengatakan, hadits ini menjadi dalil
keutamaan puasa Muharram. Sementara hadits lain yang menjelaskan bahwa Nabi
Muhammad SAW lebih banyak berpuasa di bulan Sya’ban, bukan Muharram, dapat
dipahami melalui dua tafsiran: pertama, ada kemungkinan Rasulullah SAW baru
mengetahui keutamaan puasa Muharram di akhir hayatnya; kedua, Rasulullah SAW
mungkin sudah memahami keutamaannya, namun beliau tidak memperbanyak puasa di
bulan Muharram dikarenakan udzur, seperti sakit, sedang di perjalanan, dan
lain-lain.
Al-Qurthubi,
seperti yang dikutip As-Suyuthi dalam Ad-Dibaj ‘ala Shahih Muslim menjelaskan:
إنما كان صوم المحرم أفضل الصيام
من أجل أنه أول السنة المستأنفة فكان استفتاحها بالصوم الذي هو أفضل الأعمال
Artinya,
“Puasa Muharram lebih utama dikarenakan awal tahun. Alangkah baiknya mengawali
tahun baru dengan berpuasa, sebab puasa termasuk amalan yang paling utama.”
Memperbanyak
puasa di bulan Muharram disunahkan karena ia merupakan pembuka tahun baru.
Seyogianya tahun baru dihiasi dengan amal saleh dan puasa termasuk amalan yang
paling utama. Tentu harapannya, di bulan selanjutnya, menjalankan ibadah puasa
sunah ini tetap dilakukan dan tidak berhenti sampai akhir bulan Muharram.
Selain awal tahun, dalam banyak hadits juga disebutkan bahwa tanggal 10
Muharram dianjurkan untuk berpuasa.
Bulan
muharram momen untuk muhasabah, sehingga kita termasuk makhluk yang taat kepada
Allah SWT. Dengan memperingati bulan muharram yang sebentar lagi tiba, semoga
kita termasuk orang yang cinta terhadap hal-hal yang penting dalam agama kita
(Islam).

0 Response to "KEUTAMAAN BULAN MUHARRAM"
Post a Comment