Peristiwa-Peristiwa Pada Bulan Muharram
1 Muharram jatuh pada tanggal 1 Sept 2019
Hari
sepuluh Muharram atau hari Asyura merupakan hari bersejarah. Menurut beberapa
riwayat disebutkan, banyak peristiwa penting terjadi di hari itu pada masa yang
lalu, di antaranya disebutkan sebagai berikut:
1.
Nabi Adam 'alaihissalam
bertobat kepada Allah dari dosa-dosanya dan tobat tersebut diterima oleh-Nya.
2.
Berlabuhnya kapal Nabi
Nuh di bukit Zuhdi dengan selamat, setelah dunia dilanda banjir yang
menghanyutkan dan membinasakan.
3.
Selamatnya Nabi Ibrahim
'alaihissalam dari siksa Namrud, berupa api yang membakar.
4.
Nabi Yusuf 'alaihissalam
dibebaskan dari penjara Mesir karena terkena fitnah.
5.
Nabi Yunus 'alaihissalam
selamat, keluar dari perut ikan hiu.
6.
Nabi Ayyub 'alaihissalam
disembuhkan Allah dari penyakitnya yang menjijikkan.
7.
Nabi Musa 'alaihissalam
dan umatnya kaum Bani Israil selamat dari pengejaran Fir’aun di Laut Merah.
Beliau dan umatnya yang berjumlah sekitar lima ratus ribu orang selamat
memasuki gurun Sinai untuk kembali ke tanah leluhur mereka. Banyak lagi
peristiwa lain yang terjadi pada hari sepuluh Muharram itu, yang menunjukkan
sebagai hari yang bersejarah, yang penuh kenangan dan pelajaran yang berharga.
Sayyidah
Aisyah, istri Nabi shallallahu 'alaihi wassalam menyatakan bahwa hari Asyura
adalah hari orang-orang Quraisy berpuasa di masa Jahiliyah, Rasulullah juga
ikut mengerjakannya. Setelah Nabi berhijrah ke Madinah beliau terus mengerjakan
puasa itu dan memerintahkan para sahabat agar berpuasa juga. Setelah diwajibkan
puasa dalam bulan Ramadhan, Nabi s.a.w. menetapkan:
مَنْ شَاءَ أَنْ يَصُومَهُ
فَلْيَصُمْهُ وَمَنْ شَاءَ أَنْ يَتْرُكَهُ فَلْيَتْرُكْهُ
“Barangsiapa
yang menghendaki berpuasa Asyura puasalah dan siapa yang tidak suka boleh
meninggalkannya." (HR. Bukhari, No: 1489; Muslim, No: 1987)
Ibnu
Abbas seorang sahabat, saudara sepupu Nabi yang dikenal sangat ahli dalam
tafsir al-Qur’an meriwayatkan bahwa saat Nabi berhijrah ke Madinah, beliau
menjumpai orang-orang Yahudi di sana mengerjakan puasa Asyura. Nabi pum
bertanya tentang alasan mereka berpuasa. Mereka menjawab:
هُوَ يَوْمٌ نَجَّى اللَّهُ فِيهِ
مُوسَى وَأَغْرَقَ آلَ فِرْعَوْنَ فَصَامَ مُوسَى شُكْرًا لِلَّهِ فَقَالَ أَنَا
أَوْلَى بِمُوسَى مِنْهُمْ فَصَامَهُ وَأَمَرَ بِصِيَامِهِ
“Allah
telah melepaskan Musa dan Umatnya pada hari itu dari (musuhnya) Fir’aun dan
bala tentaranya, lalu Musa berpuasa pada hari itu, dalam rangka bersyukur
kepada Allah”. Nabi bersabda : “Aku lebih berhak terhadap Musa dari
mereka." Maka Nabi pun berpuasa pada hari itu dan menyuruh para sahabatnya
agar berpuasa juga." (HR. Bukhari; No: 1865 & Muslim, No: 1910)
Abu Musa
al-Asy’ari mengatakan:
كَانَ يَوْمُ عَاشُورَاءَ يَوْمًا
تُعَظِّمُهُ الْيَهُودُ وَتَتَّخِذُهُ عِيدًا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى
اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صُومُوهُ أَنْتُمْ
“Hari
Asyura adalah hari yang diagungkan oleh orang-orang Yahudi dan dijadikan oleh
mereka sebagai hari raya, maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wassalam
bersabda: “Berpuasalah kamu sekalian pada hari itu." (H.R. Bukhari, No:
1866; Muslim, No: 1912)
Dari
uraian di atas nyatalah bagi kita, bahwa hari Asyura merupakan hari bersejarah
yang diagungkan dari masa ke masa. Kita hendaknya menyambut hari itu dengan
banyak mengambil pelajaran yang bermanfaat dari sejarah masa lalu. Semoga kita mendapat ibrah masa lalu sehingga
menjadikan kita manusia yang mawas diri. Amienn

0 Response to "Peristiwa-Peristiwa Pada Bulan Muharram"
Post a Comment